Bekerja Tanpa mouse

* Bagi kamu2 yg dirumah terlalu sibuk dengan mouse, juga atau mouse kmu rusak dan hilang pula malah gak punya ! Tak usah khawatir apalagi beli mouse nanti malah gak jajan lagi, karena dgn keyboard kita sudah bisa lakukan semuanya :

1.Win key+M , utk Minimize
2.Alt+Tab , utk Maximize
3.Alt+F4, utk Closed / menutup
4.Win key+U , utk keluarkan narator
5.Win key / Ctrl+Esc , utk buka Star Menu
6.Ctrl+Alt+Del , utk Change Password

6 Tips Tampil Percaya Diri

  1. Berdiri Tegak
  2. Bersikap Asertif
  3. Obyektif Menilai Diri Sendiri
  4. Buang Rasa Takut
  5. Sedikit Basa-basi
  6. Bicaralah Yang Lugas

Selamat Mencoba,,Just To Be Your Self!!

Elta The UPStairs Keluar

JAKARTA – Setelah bergabung lebih dari tiga setengah tahun dan satu album penuh, Elta Emanuella, kibordis The Upstairs, menyatakan pengunduran dirinya dari band. Elta mundur untuk menyelesaikan tugas akhir kuliah dan rencananya tahun depan ia akan terbang ke Perth, Australia guna melanjutkan post-grade studi desain grafis di sana.

Saat ini Elta tengah berkonsentrasi menyelesaikan tugas akhir kuliahnya di Fakultas Seni Rupa jurusan Desain Grafis, Institut Kesenian Jakarta. Selain itu ia menjelaskan tidak akan melanjutkan karirnya di dunia musik dan akan serius menekuni karir sesuai disiplin ilmu yang ditekuninya kini.

“Kami menghormati keputusannya dan berterimakasih atas segala kontribusinya di band selama ini. Selama kurun waktu tiga setengah tahun semua kontribusinya terhadap The Upstairs sangat besar dan akan selalu dikenang selamanya. Sepanjang kehadiran Elta di band ini kami banyak melalui masa-masa indah bersama. Entah di studio rekaman, di atas panggung, di perjalanan tur, ketika berkumpul dengan Modern Darlings (penggemar The Upstairs), menerima penghargaan-penghargaan atau sesederhana bercandaan band ketika latihan. Semuanya akan terkenang dalam permainan khasnya di lagu ‘Terekam (Tak Pernah Mati)’, ‘Satelit,’ bahkan lagu yang sempat di gubahnya untuk kami, ‘Digital Video Festival.’ Dia merupakan bagian dari keluarga besar The Upstairs. Kami berdoa semoga Elta selalu sukses dengan studi dan karirnya di masa depan,” ujar Jimi Multhazam, vokalis dan salah satu pendiri The Upstairs.

Elta Emanuella pertama kali bergabung dengan line-up The Upstairs pada bulan Maret 2004, selang sebulan setelah wafat mendadaknya additional keyboardist Petroff. Saat itu hanya seminggu sebelum The Upstairs melakukan tur kampus bersama The Brandals dan The Miskins guna mempromosikan album debut mereka Matraman (Sirkus Records).

The Upstairs selanjutnya untuk sementara waktu akan menjadi five-piece-band dan posisi kibordis nantinya bakal diisi oleh dua orang additional player, seorang untuk sesi rekaman dan seorang lagi untuk kebutuhan live performance.

Setelah kesuksesan album indie Matraman, The Upstairs di bulan September 2005 dikontrak satu album oleh major label internasional Warner Music Indonesia dan merilis Energy secara nasional pada Maret 2006. Album yang melejitkan “Terekam (Tak Pernah Mati)” dan “Disko Darurat” sebagai hits ini menandai sukses gemilang sebuah band indie yang awalnya divonis “aneh” oleh publik hingga menjadi band cult yang diakui reputasinya di tingkat nasional.

Sepanjang 2006 dan 2007 merupakan hujan prestasi bagi band ini. Ajang bergengsi AMI AWARDS 2006 menganugerahi The Upstairs sebagai “Grup Alternatif Terbaik” sementara Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia memberikan penghargaan sebagai “Band Pelopor Kreativitas Pemuda.” Majalah GADIS memberikan trofi “Raja Pensi 2006″ sementara Majalah HAI menjuluki mereka sebagai “Penguasa Baru Jakarta.” Penghargaan terakhir yang diterima tahun ini berasal dari Editors’ Choice Awards 2007 Majalah Rolling Stone Indonesia sebagai “The New Color”.

Line-up The Upstairs sekarang adalah Jimi Multhazam (vokal), Kubil Idris (gitar), Beni Adhiantoro (drums, backing vocal), Alfi Chaniago (bass, synth bass) dan Dian Maryana (Vokal, backing vocal).

Band new wave Jakarta ini belakangan tengah sibuk melakukan workshop tingkat akhir dan proses demoing bagi materi album terbaru mereka yang rencananya bakal rilis tahun depan. (*)

Sumber : www.pickrset.com/bands/theupstairs/

Mempercepat Start System

BETE gak sich kalo kita mau masuk Windows XP trus LOADING START SYSTEM nya tuch yg lama banget !
Bagaimana sich caranya supaya Start System Windows XP jadi lebih cepat dan semakin cepat . . . Daripada kita harus selalu menghapus C:\WINDOWS\Prefetch tiap kali login. Khan cape ! trus sbagai anak Komputer malu dong, itu namanya gak efektif !!!

Nach coco punya tips yang bagus :

- Masuk ke regedit, caranya RUN ketik regedit
- Lalu cari directory berikut :

HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control
/SessionManager/MemoryManagement/PrefetchParameters

- Setelah itu cari bacaan Enable Prefetcher klik 2 kali
- Ganti StringDwordValue dengan angka 0
- Close Registry dan restart
- Lihat hasilnya !!!

Pasti berhasil Percaya dech . . .

coco_atek@yahoo.com

Membuat Starting Up xp Lebih cepat

Booting ya terlalu lama emang nyebelin banget apalagi gw punya trik supaya Starting up menjadi lebih cepat, dengan merubahnya di jendela Register Editor yaitu :
1.Buka jendela Register Editor dengan mengklik Start\Run
2.Lalu ketik Regedit\OK
3.Kemudian cari HKEY_LOCAL_USER\folder Dekstop
4.Lalu arahkan mouse ke sebelah kanan,lalu cari Menu Show Delay.
5.Rubah angka digit yang semula 400 menjadi 1
6.Tekan F5 untuk mengoptimalisasi isi jendela Register Editor tersebut.
7.Setelah itu anda tutup Register Editor dan Restart komputer anda, rasakan perubahannya.

SELAMAT MENCOBA DIRUMAH

Menghemat memori dengan menghindari Chaching file

Banyaknya program-program yang terinstall disebuah PC tentunya penggunaan memori pun menjadi sedikit
apalagi bila kita menggunakan memori sangat kecil akan membuat suatu komputer menjadi lambat berikut
saya berikan suatu tips bagaimana cara menghemat memori dengan menghindari Chaching file dll caranya
dengan mengutak-atiknya dijendela Register editor yaitu :

Buka jendela Register Editor sebagai berikut:
1.Klik Start\Run\ kemudian anda ketik “Regedit”, setelah itu tampil Windows jendela register Editor
2.Kemudian carilah alamat Registry berikut:
HKEY_Local_Machine\Software\Microsoft\Windows\Current Version\Explorer.
3.Pada alamat tersebut buat suatu string Value baru bernama “Always Unload dll”
4.Kemudian berikan nilai 1 pada string value ini.
5.Anda tekan f5 untuk merefresh isi file jendela register editor.
6.Tutup jendela Registry Editor dan Restart komputer dan lihat hasilnya.

nb:
Jika suatu saat anda ingin menonaktifkannya cukup ganti nilainya menjadi 0

SELAMAT MENCOBANYA
DI
RUMAH

Thank’s
sumber : webkom.bl.ac.id

bisa Bikin Ketawa DEh>

> Hi…guys,
>
> Ada humor segar nih semoga bisa menambah
> keceriaan hari anda semua ;-)
>
>
> NGGA BOLEH IKUT
> ===============
> Satu rombongan pengantar jenasah siap-siap
> berangkat ke kuburan. Tono
> yang baru berusia 5 tahun nekat pengen ikutan.
> Tono : “Pak, tunggu dulu Pak, saya mau ikut…!!”
> Tetangga : “Hei, kamu masih terlalu kecil, “gak
> boleh ikut nganter
> jenasah.. Sana di rumah aja, ya…”
> Tono : “Huh… dasar pelit… Awas, ya, nanti kalo
> bapakku mati kamu gak
> boleh ikutan nganter…!”
>
>
> BESOK JANGAN IKUT NONTON
> ========================
> Seorang ayah memergoki anaknya yang sedang
> nonton film dewasa.
> Ayah : “Nak, kamu tidak boleh nonton film yang
> begini!”
> Anak : “Kok nggak boleh? Emangnya kenapa?”
> Ayah : “Karena film ini untuk orang dewasa.”
> Anak : “Ayah curang! Kalau begitu besok ayah
> jangan nonton film
> Teletubbies lagi!”
>
>
> SUKA FILM LUCU
> =============
> Kakek : “Mestinya di televisi lebih banyak
> menayangkan film Mr. Bean
> atau Charlie Chaplin.”
> Cucu : “Memangnya kenapa, kakek penggemar
> film-film lucu yah?”
> Kakek : “Bukan, soalnya kuping kakek sekarang
> sudah tuli!”
>
>
> SAYAKAN BUKAN EDDIE
> ===================
> Di sebuah tempat pemangkasan rambut, seorang
> pria sedang dicukur
> rambutnya. Tiba-tiba masuklah seorang pria lain
> yang terlihat panik dan
> berteriak kebingungan, “Edie, rumahmu terbakar.
> Ayo cepat …!!”
> Spontan pria yang sedang dicukur rambutnya
> tersebut bangkit dari tempat
> duduknya tanpa mempedulikan rambutnya yang
> belum selesai dicukur. Dia
> berlari bagaikan orang gila karena panik. Setelah
> berlari sepanjang
> kurang lebih 1 km, tiba-tiba dia berhenti.
> “Hey,” dia berkata pada dirinya sendiri, “Buat apa
> aku berlari? Namaku
> khan bukan Edie!”
>
>
> IBU BERISIK SIH
> =============
> Di sebuah taman kanak-kanak sedang ada
> pelajaran menggam bar. Ibu Guru
> sedang asik melihat muridnya menggambar, tetapi
> si Vera hanya memandangi
> halaman yang kosong saja.
> Ibu Guru : Ver, kamu gambar apa? kok kertasnya
> masih kosong?
> Vera : Kuda makan rumput , Bu Guru.
> Ibu Guru : mana rumputnya?
> Vera : Dimakan kuda , Bu.
> Ibu Guru : lalu kudanya mana?
> Vera : Udah lari, Bu! habis ibu berisik, sih!
>
>
> LEBIH BANDEL
> ============
> Di suatu sore seseorang ayah dan anak laki
> lakinya sedang menikmati
> pisang goreng tiba sang anak berkata “kenapa
> rambut ayah ada ubannya”
> Sang ayah pun menjawab
> “setiap kali kamu bandel rambut ayah tumbuh
> uban”
> Sang anak pun menjawab lagi “berarti ayah lebih
> bandel dari saya,sebab
> kakek lebih banyak ubannya dari pada ayah”
>
>
> KEUNGGULAN BIS KOTA
> ===================
> 1. Bisa kenalan sama kondektur – mobil pribadi
> mana ada kondekturnya
> 2. Bisa minta uang kembalian – kalau memang ada
> 3. Tak perlu antre karcis – tidak seperti nonton
> bioskop
> 4. Banyak kenalan – kalau sempat
> 5 Tidak takut macet – sebab sudah keseringan
> 6 Ada lagunya – kadang-kadang siaran langsung
> dari para pengamen
> 7. Tujuannya sudah jelas – kalau mobil sendiri bisa
> saja rencananya mau
> ke kantor, sampainya malah ke pantai yang tidak
> ada kantornya
> 8. Sopirnya pakai seragam – maksudnya, satu baju
> bisa dipakai sekian
> orang sopir tembak
> 9. Bisa main tinggi-tinggian badan sama
> penumpang yang lain – kalau
> kebetulan dapat jatah berdiri
> 10. Baunya cukup beragam, tidak monoton – dari
> bau wangi sampai yang
> apek, tentunya
> 11. Kalau mogok, dorongnya rame-rame – meski
> tidak dapat honor
> 12. Tidak perlu takut ikut nanggung uang tilang -
> yang ini urusan sopir
> 13. Kalau lagi mujur, kita bisa dioper ke bus lain -
> dan kita boleh
> marah-marah, dan tidak dimarahi
>
>
>

Do’a Seorang Bocah

Seorang bocah yang sangat ingin melanjutkan sekolah,tetapi orang tuanya tidak
mempunyai
uang untuk membiayai sekolahnya. Lagipula ibunya yang sedang sakit
membutuhkan biaya
untuk membeli obat. Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada
Tuhan :

Kepada Yth
Tuhan
di Surga

Tuhan yang baik, saya mau melanjutkan sekolah, tapi orang tua saya tidak
punya uang.
Ibu saya juga sedang sakit, mau beli obat.
Tuhan saya butuh uang Rp 20.000 utk beli obat ibu, Rp 20.000 untuk
membayar uang
sekolah, Rp 10.000 untuk membayar uang seragam, dan uang buku Rp 10.000.
Jadi semuanya Rp 60.000
Terima kasih Tuhan, saya tunggu kiriman uangnya.

Dari : Aming

Aming pun pergi ke kantor pos untuk mengirim suratnya.
Membaca tujuan surat tersebut, petugas kantor pos merasa iba melihat
Aming, sehingga
tidak tega mengembalikan suratnya.
Bingung mau di kemanain surat itu, akhirnya petugas pos itu
menyerahkannya
ke kantor
polisi terdekat.
Membaca isi surat itu, Komandan polisi merasa iba dan tergerak hatinya utk
menceritakan hal tsb kepada anak buahnya. Walhasil, para polisi pun
mengumpulkan
dana utk di berikan ke Aming, tetapi dana yang terkumpul hanya Rp
55.000,-

Sang Komandan pun memasukan uang yang terkumpul ke dalam amplop,
menuliskan
keterangan : ” Dari Tuhan di Surga ” dan menyerahkan ke anak buahnya utk
di kembalikan
ke AMing.

Menerima uang tsb, Aming merasa sangat senang permintaannya terkabul,
walaupun yang di
terima hanya Rp 55.000,-.
Aming pun bergegas mengambil kertas dan pensil, dan mulai menulis surat
lagi :

TUHAN LAIN KALI KALO MAU KIRIM UANG, JANGAN LEWAT POLISI, KARENA KALO
LEWAT POLISI DI POTONG RP 5.000,-

Polisi: GUBRAKKKK…..

__________________________________________________

SejaRAh The Upstairs

The Upstairs dibentuk pada bulan Oktober 2001 di Jakarta oleh Jimi Multhazam (vokalis) dan Kubil Idris (gitar) dengan pengaruh musikal dari band-band new wave seperti A Flock Of Seagulls, Devo, Depeche Mode, hingga Joy Division. Menyusul bergabung beberapa bulan kemudian, seorang drummer band metal bernama Beni Adhiantoro dan belakangan bassist Alfi Chaniago. Kebetulan kesemuanya adalah mahasiswa Institut Kesenian Jakarta. Awal 2002 The Upstairs merilis ep bertitel Antahberantah secara do-it-yourself dalam format kaset dan CD yang ludes 300 keping dalam waktu singkat. Ini dilanjutkan dengan serangkaian live performances mereka di Jakarta, Bandung dan Jogjakarta.

Selain karena ciri musikal mereka yang danceable, lirik-lirik lagu yang implisit dan jenial, The Upstairs juga terkenal karena kharisma frontman mereka, Jimi Multhazam yang eksentrik dan pandai bersilat kata jika sedang manggung. Uniknya, style musik yang diusung The Upstairs ini telah jauh lebih dulu muncul sebelum ledakan global new wave revivalist yang dipopulerkan band-band seperti Franz Ferdinand, The Killers, The Bravery, Kaiser Chiefs, Bloc Party dan sebagainya. Pendeknya, The Upstairs memang bukan band yang mengekor trend musik global, mereka justru ikut membidaninya. Sebuah hal yang cukup langka di tanah air ini.

Setelah melalui serangkaian reformasi dalam line-up, kini formasi tersolid The Upstairs adalah Jimi Multhazam (vocals), Kubil Idris (guitar), Beni Adhiantoro (drums), Alfi Chaniago (bass & keyboards), Elta Emmanuella (keyboards & synths) dan Dian Maryana (backing vocal).

The Upstairs merilis debut CD mereka yang bertitel Matraman di bawah independen label Sirkus Rekord pada tanggal 14 Februari 2004. Tepat di malam Valentine tersebut mereka menggelar pula record release party di BBs Bar, Menteng, Jakarta. Acara pesta rilis album itu kemudian tercatat sebagai gig paling ramai yang pernah diselenggarakan di bar sempit namun legendaris tersebut. 100 keping CD Matraman pun ludes dalam hitungan dua jam saja di acara tersebut.

Sebulan kemudian The Upstairs merilis video musik singel pertama mereka Apakah Aku Berada Di Mars atau Mereka Mengundang Orang Mars yang disutradarai The Jadugar (Sutradara Terbaik MTV Indonesia Awards 2003) di MTV Indonesia. Singel ini juga menerima heavy rotation airplay dan sempat menduduki posisi teratas di berbagai charts stasiun radio di pulau Jawa selama beberapa minggu. Begitu pula halnya dengan singel kedua Matraman yang rilis dua bulan kemudian.

Dua singel tersebut menjadi indie hits dan mengakibatkan album Matraman diburu banyak orang. Sayangnya, keterbatasan distribusi indie label membuat album ini sulit didapatkan di pasaran. Untuk menanggulangi permintaan yang meninggi, bulan Agustus 2004 album Matraman dirilis dalam format kaset dengan distribusi nasional via label RNB. Album debut yang menuai banyak pujian dari kritikus lokal ini kemudian oleh majalah MTV Trax ditetapkan sebagai salah satu The Best Indie Album 2004. Majalah HAI di akhir tahun 2004 bahkan memilih The Upstairs sebagai The Best Indie Band 2004.

Seiring dengan demam Matraman di Jakarta, The Upstairs pun makin sering tampil di berbagai pentas seni (pensi) yang digelar SMA-SMA di Jabotabek bersama artis-artis papan atas Indonesia. Nyatanya, semua panggung Pensi SMA bergengsi di Jakarta telah dijelajahi oleh band ini. Akibatnya, Februari 2005 Majalah HAI kemudian memilih The Upstairs sebagai salah satu Band Raja Pensi 2005. Sebuah konser tunggal The Upstairs yang digelar 9 Januari 2005 di De Basic Bar, Jakarta juga menuai sukses besar. 500 tiketnya sold-out hanya dalam waktu 2 jam saja. Fan base The Upstairs pun kian berkembang dan bertambah banyak setiap harinya.

Maret 2005 The Upstairs diminta oleh FFWD Records untuk berpartisipasi di album soundtrack film Catatan Akhir Sekolah bersama Mocca, Seringai, Pure Saturday dan sebagainya. Di album ini The Upstairs menyumbangkan singel terbaru mereka yang berjudul Gadis Gangster. Teramat padatnya jadwal tur konser ke Surabaya, Malang, Jogjakarta, Semarang dan kota-kota lainnya di Jawa mengakibatkan proses penggarapan album baru The Upstairs tersendat-sendat.

Hampir sebagian besar waktu The Upstairs di tahun 2005 dihabiskan di atas panggung. Bermaksud melangkah ke level selanjutnya, The Upstairs menyebarkan demo empat lagu baru mereka ke berbagai label rekaman terkemuka Indonesia untuk membuka kemungkinan bekerjasama. Gayung bersambut, seorang sohib lama yang kemudian bekerja sebagai A&R Warner Music Indonesia, Agus Sasongko, menawarkan kontrak eksklusif bagi The Upstairs.

Akhirnya, pada 19 September 2005 The Upstairs resmi teken kontrak satu album dengan major label Warner Music Indonesia. Proses rekaman album terbaru telah dilakukan sejak Desember 2005 hingga Februari 2006 di Studio Aluna, Kemang yang dimiliki komposer tenar Erwin Gutawa. Proses mixing sendiri dilakukan di Studio A System dengan sound engineer maestro musik elektronik, Andy Ayunir dan mastering oleh Stephan Santoso di Slingshot Studio.

LOSING IS WINNING – IN SO MANY WAYS

> Suatu hari seorang bapak tua hendak menumpang bus.
> Pada saat ia
> menginjakkan kakinya ke tangga, salah satu sepatunya
> terlepas dan jatuh ke
> jalan.
>
> Lalu pintu tertutup dan bus mulai bergerak, sehingga
> ia tidak bisa
> memungut sepatu yang terlepas tadi. Si bapak tua itu
> dengan tenang melepas
> sepatunya yang sebelah dan melemparkannya keluar
> jendela.
>
> Seorang pemuda yang duduk dalam bus melihat kejadian
> itu, dan bertanya
> kepada si bapak tua, “Aku memperhatikan apa yang
> Anda lakukan Pak.
> Mengapa Anda melemparkan sepatu Anda yang sebelah
> juga ?” Si bapak tua
> menjawab, “Supaya siapapun yang menemukan sepatuku
> bisa memanfaatkannya.”
>
>
>
> Si bapak tua dalam cerita di atas memahami filosofi
> dasar dalam hidup -
> jangan mempertahankan sesuatu hanya karena kamu
> ingin memilikinya atau
> karena kamu tidak ingin orang lain memilikinya.
>
>
> Kita kehilangan banyak hal di sepanjang masa hidup.
> Kehilangan tersebut
> pada awalnya tampak seperti tidak adil dan
> merisaukan, tapi itu terjadi
> supaya ada perubahan positif yang terjadi dalam
> hidup kita.
>
> Kalimat di atas tidak dapat diartikan kita hanya
> boleh kehilangan hal-hal
> jelek saja. Kadang, kita juga kehilangan hal baik.
> Ini semua dapat
> diartikan : supaya kita bisa menjadi dewasa secara
> emosional dan
> spiritual, pertukaran antara kehilangan sesuatu dan
> mendapatkan sesuatu
> haruslah terjadi.
>
>
> Seperti si bapak tua dalam cerita, kita harus
> belajar untuk melepaskan
> sesuatu. Tuhan sudah menentukan bahwa memang itulah
> saatnya si bapak tua
> kehilangan sepatunya. Mungkin saja peristiwa itu
> terjadi supaya si bapak
> tua nantinya bisa mendapatkan sepasang sepatu yang
> lebih baik.
>
>
> Satu sepatu hilang. Dan sepatu yang tinggal sebelah
> tidak akan banyak
> bernilai bagi si bapak. Tapi dengan melemparkannya
> ke luar jendela, sepatu
> itu akan menjadi hadiah yang berharga bagi
> gelandangan yang membutuhkan.
>
>
> Berkeras mempertahankannya tidak membuat kita atau
> dunia menjadi lebih
> baik. Kita semua harus memutuskan kapan suatu hal
> atau seseorang masuk
> dalam hidup kita, atau kapan saatnya kita lebih baik
> bersama yang lain.
>
> Pada saatnya, kita harus mengumpulkan keberanian
> untuk melepaskannya.
>
>
> … there is no price on what you hold till it’s
> gone, and it keeps moving
> on …
>
> (the only love – the bee gees)

KIat Menjadi PribaDI Solutif

kerjasama.jpg

Kiat Menjadi Pribadi Solutif

Tips n Trick – 10 Juni 2004 (Sumber : http://www.keluargamuslim.com)


Semakin dewasa manusia semakin bertambah permasalahan hidupnya. Oleh karenanya selalulah berusaha untuk bisa menyelesaikan permasalahan secara baik dan tidak menimbulkan masalah.

Beberapa kiat untuk menyelesaikan masalah tanpa masalah:

1. meyakinkan diri bahwa segala musibah dan masalah merupakan ujian dari Allah. dengan demikian kita bisa menenangkan diri dan tidak panik setelah itu mampu kita menyelesaikan masalah sedikit-demi sedikit. Demikian pula apabila ingin membantu orang lain dalam menyelesaikan masalah diri kita pun perlu memiliki ketenangan hati

2. meyakinkan diri bahwa setiap masalah dapat diselesaikan dengan baik. Asal kita sungguh-sungguh berusaha dan berdo`a kepada Allah SWT. Seperti kita fahami tak selamanya Allah memberikan kesulitan. Setelah kesulitan ada kebahagiaan.

3. berupaya berpikir lateral artinya tidak linier atau menyamping. Artinya ketika memiliki masalah harus memiliki banyak alternatif. Dan tidak terpaku pada satu hal sehingga lamban menyelesaikan masalah dan hanya satu jalan dalam menyelesaikan masalah. Seringkali masalah tak selesai karena mengandalkan penyelesaian masalah yang lazimnya saja.

4. bila kita ingin mencari solusi bagi diri kita maupun bagi orang lain usahakan solusi itu yang paling ringan biayanya, paling dekat tujuannya dan paling sedikit resikonya. Rasululloh dalam memilih penyelesaian selalu yang paling mudah. Karena solusi yang kita pilih banyak mempengaruhi keterlibatan dalam rentetan tanggung jawab atas segala hal yang diakibatkan.

5. selalu melakukan evaluasi atas segala aktivitas atau tindakan yang dikerjakan.. sebagai muslim yang beriman kepada Allah menyadari bahwa tiada pernah perjalanan hidupnya mulus oleh karenanya perlu evaluasi. Setiap keputusan atau saran, dan perilaku kita terhadap diri kita sendiri dan orang lain perlu di tinjau selalu. Evaluasi sangat bermanfaat agar kesalahan tak berulang dua kali. Atau paling tidak mengurangi kesalahan. Dengan sering evaluasi akan mempertajam talenta kita yang solutif.

Akhirnya selalu kita memohon pada Nya agar diri ini bermanfaat bagi orang lain dan dalam jumlah yang banyak.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.