> Hi…guys,
>
> Ada humor segar nih semoga bisa menambah
> keceriaan hari anda semua 
>
>
> NGGA BOLEH IKUT
> ===============
> Satu rombongan pengantar jenasah siap-siap
> berangkat ke kuburan. Tono
> yang baru berusia 5 tahun nekat pengen ikutan.
> Tono : “Pak, tunggu dulu Pak, saya mau ikut…!!”
> Tetangga : “Hei, kamu masih terlalu kecil, “gak
> boleh ikut nganter
> jenasah.. Sana di rumah aja, ya…”
> Tono : “Huh… dasar pelit… Awas, ya, nanti kalo
> bapakku mati kamu gak
> boleh ikutan nganter…!”
>
>
> BESOK JANGAN IKUT NONTON
> ========================
> Seorang ayah memergoki anaknya yang sedang
> nonton film dewasa.
> Ayah : “Nak, kamu tidak boleh nonton film yang
> begini!”
> Anak : “Kok nggak boleh? Emangnya kenapa?”
> Ayah : “Karena film ini untuk orang dewasa.”
> Anak : “Ayah curang! Kalau begitu besok ayah
> jangan nonton film
> Teletubbies lagi!”
>
>
> SUKA FILM LUCU
> =============
> Kakek : “Mestinya di televisi lebih banyak
> menayangkan film Mr. Bean
> atau Charlie Chaplin.”
> Cucu : “Memangnya kenapa, kakek penggemar
> film-film lucu yah?”
> Kakek : “Bukan, soalnya kuping kakek sekarang
> sudah tuli!”
>
>
> SAYAKAN BUKAN EDDIE
> ===================
> Di sebuah tempat pemangkasan rambut, seorang
> pria sedang dicukur
> rambutnya. Tiba-tiba masuklah seorang pria lain
> yang terlihat panik dan
> berteriak kebingungan, “Edie, rumahmu terbakar.
> Ayo cepat …!!”
> Spontan pria yang sedang dicukur rambutnya
> tersebut bangkit dari tempat
> duduknya tanpa mempedulikan rambutnya yang
> belum selesai dicukur. Dia
> berlari bagaikan orang gila karena panik. Setelah
> berlari sepanjang
> kurang lebih 1 km, tiba-tiba dia berhenti.
> “Hey,” dia berkata pada dirinya sendiri, “Buat apa
> aku berlari? Namaku
> khan bukan Edie!”
>
>
> IBU BERISIK SIH
> =============
> Di sebuah taman kanak-kanak sedang ada
> pelajaran menggam bar. Ibu Guru
> sedang asik melihat muridnya menggambar, tetapi
> si Vera hanya memandangi
> halaman yang kosong saja.
> Ibu Guru : Ver, kamu gambar apa? kok kertasnya
> masih kosong?
> Vera : Kuda makan rumput , Bu Guru.
> Ibu Guru : mana rumputnya?
> Vera : Dimakan kuda , Bu.
> Ibu Guru : lalu kudanya mana?
> Vera : Udah lari, Bu! habis ibu berisik, sih!
>
>
> LEBIH BANDEL
> ============
> Di suatu sore seseorang ayah dan anak laki
> lakinya sedang menikmati
> pisang goreng tiba sang anak berkata “kenapa
> rambut ayah ada ubannya”
> Sang ayah pun menjawab
> “setiap kali kamu bandel rambut ayah tumbuh
> uban”
> Sang anak pun menjawab lagi “berarti ayah lebih
> bandel dari saya,sebab
> kakek lebih banyak ubannya dari pada ayah”
>
>
> KEUNGGULAN BIS KOTA
> ===================
> 1. Bisa kenalan sama kondektur – mobil pribadi
> mana ada kondekturnya
> 2. Bisa minta uang kembalian – kalau memang ada
> 3. Tak perlu antre karcis – tidak seperti nonton
> bioskop
> 4. Banyak kenalan – kalau sempat
> 5 Tidak takut macet – sebab sudah keseringan
> 6 Ada lagunya – kadang-kadang siaran langsung
> dari para pengamen
> 7. Tujuannya sudah jelas – kalau mobil sendiri bisa
> saja rencananya mau
> ke kantor, sampainya malah ke pantai yang tidak
> ada kantornya
> 8. Sopirnya pakai seragam – maksudnya, satu baju
> bisa dipakai sekian
> orang sopir tembak
> 9. Bisa main tinggi-tinggian badan sama
> penumpang yang lain – kalau
> kebetulan dapat jatah berdiri
> 10. Baunya cukup beragam, tidak monoton – dari
> bau wangi sampai yang
> apek, tentunya
> 11. Kalau mogok, dorongnya rame-rame – meski
> tidak dapat honor
> 12. Tidak perlu takut ikut nanggung uang tilang -
> yang ini urusan sopir
> 13. Kalau lagi mujur, kita bisa dioper ke bus lain -
> dan kita boleh
> marah-marah, dan tidak dimarahi
>
>
>
Do’a Seorang Bocah
Seorang bocah yang sangat ingin melanjutkan sekolah,tetapi orang tuanya tidak
mempunyai
uang untuk membiayai sekolahnya. Lagipula ibunya yang sedang sakit
membutuhkan biaya
untuk membeli obat. Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada
Tuhan :
Kepada Yth
Tuhan
di Surga
Tuhan yang baik, saya mau melanjutkan sekolah, tapi orang tua saya tidak
punya uang.
Ibu saya juga sedang sakit, mau beli obat.
Tuhan saya butuh uang Rp 20.000 utk beli obat ibu, Rp 20.000 untuk
membayar uang
sekolah, Rp 10.000 untuk membayar uang seragam, dan uang buku Rp 10.000.
Jadi semuanya Rp 60.000
Terima kasih Tuhan, saya tunggu kiriman uangnya.
Dari : Aming
Aming pun pergi ke kantor pos untuk mengirim suratnya.
Membaca tujuan surat tersebut, petugas kantor pos merasa iba melihat
Aming, sehingga
tidak tega mengembalikan suratnya.
Bingung mau di kemanain surat itu, akhirnya petugas pos itu
menyerahkannya
ke kantor
polisi terdekat.
Membaca isi surat itu, Komandan polisi merasa iba dan tergerak hatinya utk
menceritakan hal tsb kepada anak buahnya. Walhasil, para polisi pun
mengumpulkan
dana utk di berikan ke Aming, tetapi dana yang terkumpul hanya Rp
55.000,-
Sang Komandan pun memasukan uang yang terkumpul ke dalam amplop,
menuliskan
keterangan : ” Dari Tuhan di Surga ” dan menyerahkan ke anak buahnya utk
di kembalikan
ke AMing.
Menerima uang tsb, Aming merasa sangat senang permintaannya terkabul,
walaupun yang di
terima hanya Rp 55.000,-.
Aming pun bergegas mengambil kertas dan pensil, dan mulai menulis surat
lagi :
TUHAN LAIN KALI KALO MAU KIRIM UANG, JANGAN LEWAT POLISI, KARENA KALO
LEWAT POLISI DI POTONG RP 5.000,-
Polisi: GUBRAKKKK…..
__________________________________________________